Minggu, 18 Januari 2009

Perbuatan

3 Perbuatan yang menakutkan
Yang Aku takuti terhadap umatku ada tiga perbuatan, yaitu kesalahan seorang ulama , hukum yang lazim dan hawa nafsu yang diperturutkan. ( HR. Asysyihaab ).

Amanat/Khianat

Amanat dan Khianat
Tunaikanlah amanat terhadap orang yang mengamanatimu dan janganlah berkhianat terhadap orang yang mengkhianatimu. ( HR. Ahmad dan Abu Dawud )

Ilmu

Jujur dalam ilmu
Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiakan. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta. ( HR. Abu Maim )

Cobaan/Ujian

Ujian dari Allah
Barang siapa dikehendaki Allah kebaikan baginya maka dia diuji ( dicoba dengan suatu musibah ). ( HR. Bukhari ).

Hutang

Hal Berhutang
Berhati- hatilah dalam berhutang, sesungguhnya berhutang itu suatu kesedihan pada malam hari dan kerendahan diri (kehinaan) di siang hari. (HR. Al-Baihaqi)


Kajian :
Hutang merupakan satu bentuk transaksi yang sering dijumpai dimasyarakat. Hutang mempunyai cakupan antara lain :
1. Hutang Harta benda
2. Hutang Budi
3. Hutang alat pembayaran/ uang
4. dll.

Banyak hal yang mendasari seseorang untuk melakukan transaksi hutang diantaranya adalah :
1. Karena kebutuhan ekonomi.
2. Karena tuntutan pemenuhan kebutuhan sekunder.
3. Karena pemenuhan gaya hidup.
4. Karena tuntutan bisnis.
5. dan lain-lain.

cerita 1:
sebuah keluarga dengan kehidupan ekonomi yang pas-pasan, dimana penghasilan suami hanya cukup untuk makan keluarga sehari-hari saja. disuatu ketika disaat tetangganya membeli sepeda motor, keluarga tersebut ternyata juga berkeinginan untuk membeli sepeda motor juga. Alhasil keluarga tersebut dengan terpaksa berhutang uang kepada pihak lain. sebenarnya mereka tidak mengukur kemampuan dirinya sendiri, sehingga dengan hutang itu pada akhirnya justru membebani kehidupan ekonominya.

cerita 2:
Seorang pengusaha kecil, menjalankan bisnis kecil-kecilan. dengan bekal ketekunan,ketelatenan,dan ibadahnya, usaha yang dijalankan menjadi berhasil,perjalanan bisnisnya lancar, dengan omzet yang mencukupi dan baik. disuatu ketika sang pengusaha tersebut berkeinginan untuk memperbesar usahanya dengan cara berhutang. alhasil didapatkannya keinginan hutang tersebut. pengusaha tersebut sebelum berhutang terlebih dahulu memikirkan dengan seksama apakah layak untuk berhutang ataukah tidak. dengan bekal ketekunan ,ketelatenan dan ibadahnya akhirnya hutang itu justru memberikan berkah, usahanya semakin besar, lancar, dan omset yang semakin meningkat.

Kedua cerita diatas menggambarkan suatu keadaan yang berbeda, dimana dalam cerita 1 berhutang hanya didasari atas rasa cemburu/iri terhadap kepemilikan orang lain, tetapi pada cerita 2 berhutang didasari atas peluang usaha yang memang sukses.

pada cerita 1 pada akhirnya hutang hanyalah menimbulkan suatu kesedihan pada malam hari dan kerendahan diri (kehinaan).

pada cerita 2 pada akhirnya hutang mampu memberikan berkah kepada pelakunya.

oleh sebab itu perlu kita pelajari dengan seksama bahwa kita sebenarnya telah diperingatkan untuk selalu berhati- hati dengan yang namanya hutang.

Sengketa

Sengketa
Bila 2 orang bersengketa kepadamu, janganlah kamu berbicara sampai kamu mendengar seluruh keterangan dari orang kedua dan orang pertama. (HR. Ahmad)

Diam

Diam adalah satu Kebijaksanaan
Diam (tak bicara) adalah satu kebijaksanaan dan sedikit orang yang melakukannya. (HR. Ibnu Hiban)

Pertolongan

Pertolongan Allah
ALLAH selalu menolong orang yang selama orang itu selalu menolong saudaranya. (HR. Ahmad)

Iman pd Allah

Iman pada Allah
Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) ALLAH, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus. ( Ali Imran :101)

Marah

Marah dan Taqwa
Cukup berdosa orang yang jika diingatkan bertaqwa pada ALLAH dia marah. (HR. Atthabarani)

Rabu, 14 Januari 2009

Iman Sempurna

Iman yang Sempurna
Barang siapa memberi karena ALLAH, menolak karena ALLAH, mencintai karena ALLAH, membenci karena ALLAH, dan menikah karena ALLAH maka sempurnalah imannya. (HR. Abu Dawud)

Dzikir

Dzikir
Tiada sesuatu yang disesali oleh penghuni surga kecuali satu jam yang mereka lewatkan (di dunia) tanpa mereka gunakan untuk berdzikir kepada ALLAH. (HR. Adailami)

Marah dan Diam

Marah dan Diam
Bila seseorang dari kamu sedang marah hendaklah diam. ( HR. Ahmad )

Fakir Miskin

Fakir Miskin
Orang- orang fakir miskin akan memasuki surga lima ratus tahun sebelum orang kaya memasukinya. ( HR. Attirmidzi dan Ahmad )

Masuk Masjid

Masuk Masjid
Bila seseorang masuk ke masjid hendaklah shalat ( sunah ) dua rekaat sebelum duduk. ( HR. Ahmad )

Buta Hati

Buta Hati
Buta yang paling buruk adalah buta hati. ( HR. Asysyihaab )

Salam

Salam, Silaturahmi dan Shalat Malam
Sebarkan salam, hubungkan tali silaturahmi, berilah makan dan dirikan shalat malam di saat orang tertidur, niscaya kaliyan akan masuk surga ( HR Al- Tirmidzi )

Sabtu, 10 Januari 2009

Syurga

Sesuatu di Syurga
Tidak ada di syurga sesuatu yang sama di dunia kecuali nama- nama orang. ( HR Atthabarani )

Satu sisi kita memandang kehidupan di dunia ini adalah penuh dengan keindahan, sehingga sebagian dari kita terlena akan keindahan itu. Sebagian dari kita menginginkan untuk dapat terus hidup di dunia untuk selama- lamanya, sehingga disaat kita sakit selalu berupaya sekuat tenaga untuk mencari pengobatan. Ada kalanya bahwa usaha ini menunjukkan bahwa kita semua enggan dan takut untuk mati. Enggan dan takut karena terlena dalam kehidupan di dunia ini, kehidupan yang penuh dengan keindahan.

Perlu kita renungkan bahwa Allah menjamin bahwa kehidupan di Syurga benar- benar berbeda dibandingkan dengan kehidupan di dunia ini. Allah menjanjikan banyak keindahan yang lebih dibandingkan dengan di dunia. Melalui Hadist yang diriwayatkan oleh Atthabarani, Rasulullah mengatakan bahwa " Tidak ada di Syurga sesuatu yang sama di dunia kecuali nama- nama orang ". Hal ini menandakan bahwa kehidupan di Syurga nantinya sangatlah berbeda dengan kehidupan dunia, hanya nama- nama orang saja yang memungkinkan.


Pujian

Memuji atau Menyanjung
Berhati- hatilah dalam memuji ( menyanjung- nyanjung ), sesungguhnya itu adalah penyembelihan. ( HR. Al- Bukhori )

Bicara kebenaran

Bicara Kebenaran
Rasa takut ( segan ) kepada manusia jangan sampai menghalangi kamu untuk menyatakan apa yang sebenarnya jika memang benar kamu melihat, menyaksikan atau mendengar ( HR Ahmad )

Alis mata

Mencukur Alis
Rasullulah SAW melaknat perempuan- perempuan yang mencukur alisnya atau minta dicukurkan alisnya. ( HR Abu Daud )

Khianat

Khianat dalam bicara
Suatu kianat besar bila kamu berbicara kepada kawanmu dan dia mempercayai kamu sepenuhnya, padahal dalam pembicaraan itu kamu berbohong kepadanya ( HR Ahmad )

Hadiah

Hadiah dan kedengkian
Hendaknya kamu saling memberikan hadiah, sesungguhnya pemberian hadiah itu dapat melenyapkan kedengkian. ( HR Attirmidzi dan Ahmad )

Taubat

Taubat dan Istighfar
Hai sekaliyan manusia bertaubatlah kamu kepada ALLAH dan mintalah ampun kepada- Nya, maka sesungguhnya saya bertaubat dan beristighfar tiap hari 100 X ( HR Muslim )

Minggu, 04 Januari 2009

Taubat

Taubat
Orang yang bertaubat dari dosanya seperti orang yang tidak menyandang dosa ( HR Atthabarani )

Umat termulia

Umat- Ku termulia
Umatku yang termulia adalah penghafal Al- Qur’an dan yang selalu shalat tengah malam ( HR Atthabarani dan Al- Baihaqi )

Kawan

Kawan

Seseorang menjadi kuat karena banyak kawannya ( HR Ibnu Addunia dan Asysyhaab )

Kebaikan

Timbangan dari Kebaikan
Dan adapun orang- orang yang berat timbangannya (kebaikan ), maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan ( QS Al-Qori’ah: 6-7 )

Sabtu, 03 Januari 2009

Sabar dan fitnah

Sabar Menghadapi Fitnah
Orang yang bahagia adalah yang dijauhkan dari fitnah- fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar ( HR Ahmad dan Abu Dawud )

Jihat

Jihat dengan harta, jiwa dan lidah

Berjihadlah melawan kaum musyrikin dengan harta, jiwa dan lidahmu ( HR Annasa’I )

Dosa Karena Lidah

Dosa Anak Adam

Kebanyakan dosa anak Adam karena lidahnya ( HR Athabarani dan Al Baihaqi )

Pusaka Kebajikan

PUSAKA KEBAJIKAN
Ada 3 hal yang termasuk pusaka kebajikan yakni merahasiakan keluhan, merahasiakan musibah dan merahasiakan sodaqoh (yang kita keluarkan) (HR. Athabarani.)
" Seorang ibu muda dengan kehidupan rumah tangga yang pas- pasan, mempunyai usaha kecil- kecilan berjualan jajan di pasar untuk menjaga kelangsungan hidup rumah tangganya. Sang suami yang terbaring lemas ditempat tidur sekian tahun lamanya tidak mampu ikut membantu istri didalam pemenuhan hidup, ke dua anaknya sudah duduk di bangku sekolah".
Sebagian besar tetangganya mengatakan dengan sedikit terheran, " Kenapa keluarga Ibu muda ini tampak berbahagia ?".
Dalam kehidupan sehari- harinya, sang ibu muda giat sekali bekerja berjualan dipasar, Sang suami hanya bisa ikut mendoakan istri supaya hasil jualannya laris ketika sang ibu berpamitan untuk pergi berjualan bersamaan dengan anak- anaknya yang saat itu pergi ke sekolah.
Siang hari sang ibu muda sudah pulang dari pasar, kemudian memasak untuk kebutuhan makan keluarga apalagi kedua anaknya sudah menjelang pulang dari sekolah.
Ketika kedua anaknya sampai dirumah, langsung menyalami ibunya dan bapaknya yang sedang terbaring. Tidak nampak sedikitpun di keluarga tersebut suatu kesedihan, kegelisahan, ataupun kesengsaraan. Tetapi justru sebaliknya kegembiraan, dan kebahagiaan begitu kental terasa dari keluarga sederhana tersebut.

Prakata

Selamat Datang di Blog ini......!
Blog "Tuntunankita " ini sengaja dibuat untuk memberikan suatu tuntunan bagi kita semua termasuk penulis, sehingga semoga dengan tuntunan ini kita mampu untuk menemukan satu jalan yang benar dan tepat, dimana jalan ini nantinya merupakan jalan utama bagi kita didalam mengarungi kehidupan di dunia ini.


ttd,
Penulis